SOLIDWORKS telah menjadi salah satu perangkat lunak desain 3D terpopuler di dunia selama tiga dekade terakhir. Setiap versi baru selalu membawa peningkatan yang membantu desainer dan insinyur bekerja lebih cepat, lebih pintar, dan lebih efektif. Untuk merayakan 30 tahun SOLIDWORKS, versi terbaru yang akan dirilis pada November 2025 membawa segudang peningkatan yang menarik bagi pengguna di berbagai tingkat keahlian. Versi ini tidak hanya menambah fitur baru, tetapi juga memperkuat alur kerja desain dan kolaborasi.
Baru-baru ini tim SOLIDWORKS berbicara dengan CEO SOLIDWORKS, Manish Kumar, mengenai inovasi apa saja yang hadir dalam SOLIDWORKS 2026 serta bagaimana fitur-fitur ini akan membantu para profesional desain dalam keseharian mereka. Dari peningkatan performa hingga adopsi kecerdasan buatan, SOLIDWORKS 2026 berfokus pada produktivitas, kolaborasi, dan dukungan pelanggan yang lebih kuat.
Peningkatan Performa dan Manajemen Assembly Besar
Salah satu tantangan utama dalam desain dengan komponen yang sangat besar adalah waktu loading dan kinerja keseluruhan saat berinteraksi dengan assembly yang kompleks. SOLIDWORKS 2026 menghadirkan kemampuan Selective Loading of Assembly Components, yaitu fitur yang memungkinkan Anda membuka hanya bagian tertentu dari struktur assembly. Ini membantu desainer fokus hanya pada komponen yang relevan untuk tugas tertentu, tanpa harus memuat seluruh assembly yang memakan sumber daya sistem. Dengan cara ini, pekerjaan terhadap assembly besar menjadi jauh lebih cepat dan efisien.
Fitur ini sangat berguna ketika tim bekerja secara kolaboratif pada proyek besar, misalnya ketika satu orang menangani bagian mekanik sementara yang lain fokus pada sistem lain dalam struktur yang sama. Dengan selective loading, setiap anggota tim dapat bekerja tanpa mengganggu kinerja model secara keseluruhan.
AI untuk Mengotomasi Pekerjaan yang Memakan Waktu
SOLIDWORKS 2026 membawa beberapa fitur yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu menyederhanakan dan mempercepat langkah-langkah yang biasanya memakan banyak waktu dalam proses desain.
Salah satu fitur AI yang menarik adalah Generative Drawing. Fitur ini dapat membuat gambar teknik secara otomatis berdasarkan model 3D Anda, lengkap dengan tampilan, format, tabel, dan dimensi yang diperlukan untuk manufaktur. Dengan dukungan AI, views akan diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling tumpang tindih dan layout menjadi lebih rapih tanpa perlu banyak intervensi manual.
Selain itu, fitur seperti Intelligent Hole Callout Creation membuat SOLIDWORKS dapat secara otomatis mengenali jenis lubang dan memberikan anotasi yang tepat sesuai standar teknik. Fitur Fastener Recognition and Auto-assembly bahkan bisa mengenali komponen mirip mur, baut, dan washer, lalu mengaturnya secara otomatis dalam assembly. Ini menghemat waktu yang biasanya dihabiskan untuk menghubungkan komponen secara manual.
Kolaborasi yang Lebih Terkoneksi
SOLIDWORKS 2026 juga menghadirkan peningkatan besar dalam kolaborasi. Tim kini bisa lebih mudah terhubung dan berbagi informasi langsung dari dalam SOLIDWORKS, tanpa perlu berpindah aplikasi. Fitur kolaborasi mencakup akses ke forum pengguna, pengelolaan konten desain lewat drive internal, serta berbagi markup 3D secara langsung. Hal ini memungkinkan tim lintas disiplin bekerja lebih sinkron dan mempercepat pengambilan keputusan.
Selain itu, terdapat peningkatan dalam aktivitas data management seperti stamping gambar dengan level persetujuan multi-user, serta dukungan metadata yang lebih baik untuk parts berbasis sheet metal atau weldment. Semua ini membantu alur kerja menjadi lebih terstruktur dan meminimalisir miskomunikasi dalam tim besar.
Penyempurnaan Pengalaman Pengguna
SOLIDWORKS 2026 juga tidak lupa memperbaiki antarmuka pengguna dan pengalaman umum saat bekerja. Antarmuka yang lebih sederhana ditujukan untuk membantu pengguna baru beradaptasi lebih cepat, serta mengurangi distraksi bagi yang sudah berpengalaman. Peningkatan pada command search dan sistem handling mode offline juga membuat kerja tidak terganggu ketika menghadapi tantangan jaringan atau saat berada di luar kantor.
Fitur ini menunjukkan bahwa SOLIDWORKS tidak hanya berfokus pada kekuatan teknis perangkat lunak, tetapi juga pada kenyamanan pengguna dalam kehidupan kerja sehari-hari.
Visi Masa Depan: AI, Cloud, dan Cloud-Native Design
Dalam wawancara tersebut, Manish Kumar juga mengungkapkan visi jangka panjang SOLIDWORKS yang mencakup pemanfaatan teknologi cloud ditempatkan di platform 3DEXPERIENCE. Kolaborasi berbasis cloud, penyimpanan data terpusat, serta asisten virtual AI seperti AURA disebut akan memainkan peran besar dalam membantu desainer memahami konteks proyek lebih cepat.
Rencana pengembangan ini menunjukkan bahwa SOLIDWORKS melihat masa depan desain sebagai kombinasi antara kekuatan komputasi lokal, kemampuan AI, serta konektivitas cloud secara seamless. Solver desain masa depan bukan hanya cepat di mesin Anda, tetapi juga pintar dalam hal kolaborasi dan pengambilan keputusan berbasis data.
Kesimpulan
SOLIDWORKS 2026 bukan sekadar pembaruan rutin. Ini adalah versi yang menjanjikan peningkatan nyata pada banyak aspek penting dalam desain 3D dan kolaborasi tim. Dengan fitur selective loading untuk assembly besar, dukungan AI dalam pembuatan gambar teknik, serta peningkatan kolaborasi dan pengalaman pengguna, versi ini akan membantu para insinyur dan desainer bekerja lebih cepat dan lebih efisien dari sebelumnya. SOLIDWORKS 2026 menunjukkan arah baru bahwa desain masa depan tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga cerdas dan terhubung untuk mendukung produktivitas yang lebih tinggi di era kerja hybrid dan kolaboratif.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Solidworks Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi solidworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
